Cara Pilih Car Seat Untuk Bayi

Ayead Gaptek 11:26 PM

Bepergian bersama dengan anak yang masih bayi atau balita memang sedikit menyusahkan, pasalnya untuk mengangkut bayi tidak bisa hanya dengan mengangkatnya karena cara ini justru berbahaya untuk anak. 

Kenapa cara itu berbahaya? Hal ini karena saat terjadi kecelakaan, hentakan keras dapat membuat tubuh bayi terjepit tubuh orang dewasa yang menggendongnya, atau justru terlempar ke depan. Sabuk pengaman yang tidak dirancang untuk tubuh anak-anakpun bisa menimbulkan risiko bayi tercekik.

Untuk keamanan si buah hati saat bepergian dengan mobil, sebaknya gunakan car seat.ada banyak merk car seat yang bagus dipasaran saat ini, salah satunya Joie, menggunakan car seat ini selain aman karena dirancang khusus agar tidak menempel permanen ke mobil, mendudukkan bayi pada car seat akan melatih kemandirian bayi karena ia akan belajar duduk sendiri di dalam mobil.

Selain itu ada beberapa tips saat memilihkan car seat untuk bayi, antara lain:

Letakan Di Belakang Jok
Meletakan car seat di belakang jok dapat mengurangi sampai 75% tingkat kematian anak saat terjadi kecelakaan. Dengan posisi di belakang leher, kepala dan tulang belakang anak akan terlindungi maksimal pada benturan. Kenapa tidak di jok depan? Karena anak akan sulit bernapas saat airbag mengembang.

Pasang Posisi dengan Benar
Pastikan ketika memasang car seat sudah benar dan tidak bergeser sejauh 1 inci. Pasang sabuk dengan benar sampai sabuk berbunyi “klik” ketika mengunci dan selalu cek sabuk minimal 2 minggu sekali. Selalu perbaiki car seat ketika bergeser ke depan atau ke samping.

Sabuk Pas Di Tubuh Anak
Jangan memasang sabuk terlalu kencang kepada anak, karena anak akan sulit untuk bernapas. Cukup kencangkan sabuk sesuai dengan tubuh anak dengan sedikit longgar ukuran satu ruas jari. Jangan sampai longgar karena tidak akan membuat fungsi sabuk berguna sebagai pengaman.

Kemiringan Tempat
Menurut petunjuk dari American Academy of Pediatrics, kemiringan yang ideal untuk car seat bayi adalah 45 derajat. Sedangkan, untuk bayi yang sudah lebih besar atau balita, sudut kemiringan cukup 35 derajat.

Perhatikan Umur Anak
Tak dapat dimungkiri bahwa alat bantu semacam ini bisa membuat orangtua merasa lebih aman dan tenang selama mengendarai bersama anak. Namun tetap perlu diperhatikan sejauh mana Si Kecil membutuhkan car seat. Ada usia tertentu di mana anak masih membutuhkan car seat, biasanya di usia awal hingga 12 bulan. Namun jika sudah menginjak usia lebih dari 2 tahun, ada baiknya orang tua mulai membiasakan anak untuk duduk sendiri di bangku mobil.

Perhatikan Berat Anak
Memilih car seat yang paling utama adalah bisa menahan berat dari si kecil. Sebab jika car seat yang digunakan terlalu ringkih, bisa membuat benda tersebut rusak dan tentunya berbahaya bagi si kecil. Artinya, hal utama untuk memilih car seat bukanlah bagaimana model atau warna yang disukai.

Pilih Sesuai Kebutuhan
Car seat yang dipilih haruslah sesuai dengan kebutuhan, misalnya untuk perjalanan yang jauh usahakan untuk memilih produk yang membuat bayi merasa nyaman. Selain itu, pastikan juga seluruh bagian dari car seat lengkap. Mulai dari harness/seat belt, hingga unsur keselamatan lainnya. Kursi yang memiliki seat belt yang baik akan bisa lebih menjaga si kecil selama di perjalanan. Pastikan cara penggunaannya sudah benar, yaitu dengan memberi jarak antara harness dengan tubuh bayi sekitar 1 jari. Jika sabuk ini terlalu longgar, tubuh bayi tidak akan terlindung dengan maksimal.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »